Audit Kinerja Unit

Tahap Akhir Dari Sebuah Proses Kegiatan Audit Internal LPM Adalah Menyampaikan Laporan Hasil Pengawasan, Asesmen Dan Evaluasi Kepada Unit Terkait Dan Pimpinan. Laporan Berisi Temuan Yang Perlu Mendapat Perhatian Dan Tindakan Perbaikan.

Audit Kinerja Unit Ini Terkait Dengan SOP (Standar Operating Procedure) Yang Telah Dilakukan Oleh Audit-In Di Lingkungan Civitas Akademika Universitas Islam Raden Rahmat. Audit Kinerja Unit Ini Bertujuan Untuk:
1. Memastikan Adanya Pengendalian Kegiatan Perancangan Pembentukan Atau Perubahan Tugas Pokok Dan FungsiUntuk Menjamin Bahwa Persyaratan Yang Ditentukan Telah Terpenuhi Sesuai Dengan SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal) Di Universitas Islam Raden Rahmat.
2. Meningkatkan Bentuk Profesionalisme Unit Lembaga/Biro Dalam Melaksanakan Tugas Kewajibannya.
3. Meningkatkan Proses Dan Hasil Output Unit Lembaga/Biro.
4. Menilai Akuntabilitas Kinerja Unit/Lembaga/Biro Di Tingkatan Perguruan Tinggi.
5. Meningkatkan Atmosfer Civitas Akademika Antar Unit Biro Lembaga/Bagian Di Semua Jenjang Perguruan Tinggi.
6. Mempercepat Terwujudnya Tujuan Sesuai Dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti).

Landasan Hukum Penetapan Unit Kinerja Lembaga/Biro Dan Evaluasi Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi Adalah Sebagai Berikut:
1. UU RI No. 20 Tahun 2003 Tentang SN-Dikti.
2. UU RI No. 14 Tahun 2005 Tentang Guru Dan Dosen.
3. PP RI No. 60 Tahun 1999 Tentang Pendidikan Tinggi.
4. PP RI No. 61 Tahun 1999 Tentang Perguruan Tinggi Sebagai Badan Hukum Milik Negara (BUMN).
5. PP RI No. 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan.
6. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi RI No. 48/D3/Kep/1983 Tentang Beban Tugas Tenaga Pengajar Pada Perguruan Tinggi.

Prinsip Evaluasi Dalam Penetapan Laporan Kinerja Unit/Lembaga/Biro dan Evaluasi Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi Adalah Sebagai Berikut:
a. Berbasis Evaluasi Diri Pelaporan Unit/Lembaga/Biro.
b. Meningkatkan Bentuk Profesionalisme Dosen/Kepala Lab.
c. Meningkatkan Atmosfer Civitas Akademika Antar Unit/Biro/Lembaga/Bagian.
d. Mendorong Kemandirian Perguruan Tinggi Khususnya PTS.

Tugas Auditor Internal Untuk Melakukan Penilaian Dan Memverifikasi Laporan Kinerja Unit Biro/Lembaga/Bagian. Dosen/Kepala Lab/Kepala Biro/Kepala Bagian Membuat Laporan Kinerja Unit (LKU) Lembaga. Adanya Bentuk Ketidaksesuaian Dapat Ditemukan Dalam Kegiatan Inspeksi Dan Pengujian Yang Dilakukan Terhadap Proses, Hasil Proses Dan Jasa Yang Diterima Atau Masukan Dari Mahasiswa/Dosen Di Lingkungan Civitas Akademika Universitas Islam Raden Rahmat. Semua Bentuk Tindak Lanjut Yang Dilakukan Untuk Menangani Bentuk Ketidaksesuaian Yang Terjadi Harus Diverifikasi Dengan Menggunakan Kriteria Inspeksi Dan Pengujian Semula. LPM Bersama-Sama Dengan Ketua Audit Internal Melakukan Tindakan Verifikasi Dan Mencatat Hasilnya Dalam Tindakan Perbaikan Dan Pencegahan. Setiap Bentuk Tindakan Perbaikan Dan Pencegahan Juga Akan Dillaporkan Oleh LPM Kepada Bapak Rektor.

Mengenai Bentuk Rencana Tindak Lanjut (RTL) Adalah Sebagai Berikut:
1. Pimpinan Perguruan Tinggi Bertanggung Jawab Dalam Penentuan Visi, Misi Dan Tujuan Institusi.
2. Setelah Penentuan Visi, Misi Dan Tujuan Institusi Maka Dilakukan Perumusan Kebijakan Mutu Institusi.
3. Pimpinan Perguruan Tinggi Bersama Tim LPM Merumuskan Sasaran Mutu.
4. Sasaran Mutu Akan Menjadi Acuan Dalam Pembuatan Rencana Program Kerja Tahunan Institusi Untuk Semua Fakultas, Program Studi, Biro, Unit, Lembaga, Bagian.
5. Untuk Semua Rencana Tahunan Akan Dilakukan Pembuatan Key Performance Indicator (KPI) Yang Akan Diturunkan Untuk Tinngkatan Yang Ada Yaitu Tingkatan Rektorat, Fakultas, Program Studi Dan Dosen Di Lingkungan Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA Malang).
6. Setelah Dilakukan Perencanaan Dari KPI Yang Ada, Para Pimpinan Rektorat, Dekanat, Program Studi, Laboratorium Dan Biro/Bagian Lembaga Melakukan Tahapan Implementasi Di Lingkup Kerja Masing-Masing.
7. Pada Akhir Periode Maka Pimpinan Rektorat Selanjutnya Akan Melakukan Tinjauan Tingkat Pencapaian Dari Setiap Tingkatan Yang Ada (Rektorat, Dekanat, Program Studi Dan Dosen).

Masukan Dari Stakeholder Dapat Berupa Ketidaksesuaian Keluhan, Saran Ataupun Pertanyaan. Masukan-Masukan Tersebut Dapat Disampaikan Langsung Ke Bagian-Bagian Terkait Seperti LPM, Biro Layanan Administrasi, Unit/Lembaga/Bagian. Laporan Temuan Dari Stakeholder Tersebut Selanjutnya Digunakan Sebagai Acuan Dasar Dalam Penentuan Kebijakan Pimpinan Perguruan Tinggi  Di Lingkungan Universitas Islam Raden Rahmat.

Print Friendly, PDF & Email
(Visited 38 times, 1 visits today)